Sebagai tamu Allah di Tanah Suci, kita perlu menjaga adab dan etika dengan sebaik-baiknya. Sayangnya, beberapa kebiasaan jamaah Indonesia masih sering dianggap kurang sopan — baik bagi sesama jamaah maupun bagi penduduk lokal.
1. Adab di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- Jaga kebersihan — Jangan buang sampah sembarangan. Bawa kantong kecil untuk membuang tisu/sampah pribadi.
- Berbicara pelan — Hindari berbicara keras atau bercanda di dalam masjid.
- Tidak mengganggu jamaah lain — Saat shalat berjamaah, jangan menerobos shaf di depan.
- Hormati shaf shalat — Rapikan shaf, tidak meninggalkan jarak kosong.
2. Adab Saat Tawaf dan Sa'i
- Jangan memaksakan diri mencium Hajar Aswad jika kondisi padat — cukup isyarat tangan.
- Hindari menabrak atau mendorong jamaah lain, terutama lansia dan perempuan.
- Jangan berhenti tiba-tiba di tengah arus tawaf.
- Berdoalah dalam hati, tidak terlalu keras yang mengganggu konsentrasi orang lain.
3. Adab di Hotel dan Tempat Umum
- Tepat waktu saat jadwal makan, briefing, atau bus.
- Jangan ribut di lorong hotel — banyak jamaah yang istirahat.
- Hormati staf hotel dan petugas lokal.
- Tidak memboroskan makanan — ambil sesuai kebutuhan.
4. Adab Berbelanja
- Tawar-menawar dengan sopan, tidak agresif.
- Jangan menyentuh atau mencoba barang berlebihan jika tidak akan membeli.
- Hormati harga yang ditetapkan jika sudah harga pas.
- Bawa uang receh untuk transaksi kecil.
5. Adab Berfoto
- Tidak berlebihan berfoto, terutama saat di area utama Masjidil Haram.
- Hindari berfoto dengan pose yang tidak pantas.
- Jangan minta foto dengan jamaah lain tanpa izin.
- Tidak menggunakan tongsis di area padat — bisa membahayakan.
6. Adab Berinteraksi dengan Penduduk Lokal
- Sapa dengan "Assalamualaikum".
- Pelajari beberapa kata Arab dasar (terima kasih, maaf, tolong).
- Hormati budaya lokal — pakaian sopan, perilaku santun.
- Jangan menawar harga terlalu rendah hingga menyinggung.
7. Adab dengan Sesama Jamaah
- Saling membantu, terutama lansia dan yang membutuhkan.
- Tidak menggosip atau membicarakan keburukan orang.
- Berbagi makanan atau air zamzam dengan yang membutuhkan.
- Sabar terhadap perbedaan kebiasaan jamaah dari daerah lain.
8. Adab Menghindari Konflik
Allah berfirman: "Barangsiapa menetapkan niat haji (atau umroh), maka tidak boleh berkata kotor, berbuat maksiat, dan berbantah-bantahan dalam (waktu mengerjakan ibadah haji)." (QS. Al-Baqarah: 197)
- Jangan terpancing emosi meski ada yang menyenggol atau mengganggu.
- Tahan amarah — ingat Anda sedang berada di Tanah Suci.
- Jika ada masalah, sampaikan dengan kepala dingin kepada pembimbing.
Penutup
Adab adalah cermin iman. Jaga adab di Tanah Suci dengan baik agar membawa pulang tidak hanya pahala ibadah, tapi juga akhlak yang lebih mulia. Semoga Allah menerima ibadah kita semua.