Madinah adalah kota suci kedua bagi umat Islam setelah Makkah. Di sinilah Rasulullah SAW menetap dan menyebarkan Islam selama 10 tahun terakhir kehidupannya. Selain Masjid Nabawi, ada banyak tempat ziarah bersejarah yang sayang untuk dilewatkan.
1. Masjid Nabawi
Masjid kedua yang dibangun Rasulullah setelah Masjid Quba. Di dalamnya terdapat Raudhah — taman surga yang shalat di dalamnya seperti shalat di taman surga.
2. Makam Rasulullah SAW
Terletak di dalam Masjid Nabawi, di bawah Kubah Hijau. Di sini juga dimakamkan Khalifah Abu Bakar dan Umar bin Khattab. Ucapkan salam dengan adab yang baik saat berziarah.
3. Masjid Quba
Masjid pertama dalam sejarah Islam, dibangun oleh Rasulullah saat hijrah dari Makkah ke Madinah. Shalat 2 rakaat di sini pahalanya seperti melakukan umroh — sesuai sabda Rasulullah.
4. Jabal Uhud
Gunung tempat terjadinya Perang Uhud. Di sini terdapat makam para syuhada Uhud, termasuk Hamzah bin Abdul Muthalib (paman Rasulullah). Tempat ini mengingatkan kita pada pengorbanan para sahabat dalam menegakkan Islam.
5. Masjid Qiblatain
Masjid yang menjadi saksi turunnya wahyu pemindahan kiblat dari Masjidil Aqsha (Yerusalem) ke Masjidil Haram (Makkah). Di masjid ini, Rasulullah dan para sahabat berputar 180 derajat saat shalat untuk menghadap kiblat baru.
6. Pemakaman Baqi'
Pemakaman bersejarah di sebelah Masjid Nabawi. Di sini dimakamkan banyak sahabat Rasulullah, istri-istri beliau, dan anggota keluarga lainnya. Tempat ini mengingatkan akan kefanaan dunia.
7. Masjid Sab'ah (Tujuh Masjid)
Kompleks tujuh masjid kecil yang menjadi saksi Perang Khandaq (Parit). Tempat strategis tempat Rasulullah dan para sahabat bertahan dari serangan musuh.
8. Kebun Kurma Madinah
Madinah terkenal dengan kebun kurmanya. Mengunjungi kebun kurma adalah salah satu pengalaman yang menyenangkan, sekaligus kesempatan membeli kurma berkualitas langsung dari petani.
Tips Berziarah di Madinah
- Patuhi panduan dari pembimbing — beberapa tempat sudah dibatasi area pengunjungnya.
- Jangan berlebihan dalam berziarah — yang penting niat dan adab.
- Hindari ziarah pada jam padat untuk kekhusyukan.
- Bawa air minum cukup, terutama saat musim panas.
Penutup
Setiap tempat ziarah di Madinah punya nilai sejarah dan spiritual yang dalam. Manfaatkan waktu di Madinah untuk merefleksikan perjuangan Rasulullah dan para sahabat dalam menegakkan Islam.